Jumat, 25 Mei 2012

K3LH


                          KESEHATAN DAN KESELAMATAN
                                              KERJA
A.PENGERTIAN K3
1.keselamatan yang berkaitan denga mesin,pesawat alat kerja,bahan dan proses pengolahannya,tempat dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan
2.Sarana utama untuk pencegahan kecelakaan,cacat dan kematian sebagai akibat dari kecelakaan kerja
B.DASAR HUKUM
Undang-undang No.1 Tahun 1970 tentang kesehatan dan keselamatan kerja yang di atur  oleh undang-undang ini adalah keselamatan kerja dalam segala dalam tempat kerja baik di darat,di dalam tanah,di permukaan air maupun di udara,yang berada di dalam wilayah kekuasaan hokum republic Indonesia
C.TUJUAN K3
1.Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitss nasional
2.Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja
3.Memelihara sumber produksi agar dapat di gunakan secara aman dan efisien
D.PENGERTIAN KECELAKAAN
1.kejadian yang tidak terduga(tidak ada unsur kesengajaan)dan tidak di harapkan karena mengakibatkan kerugian,baik material maupun penderitaan
2.Sabotase/criminal merupakan tindakan di luar lingkup kecelakaan
KERUGIAN AKIBAT KECELAKAAN KERJA
5 K
1.Kerusakan
2.Kekacauan organisasi
3.Keluhan dan kesedihan

4.Kelainan dan cacat
5.Kematian
KLASIFIKASI KECELAKAAN
1.Menurut jenis kecelakaan
-Terjatuh
-Tertimpa benda jatuh
-Tertumbuk/terkena benda
-Terjepit benda
-Gerakan yang melebihi kemampuan
-Pengaruh suhu tinggi
-Terkena  sengatan arus listrik
-Tersambar petir
-Kontak dengan bahan-bahan berbahaya
-Lain-lain
2.Menurut sumber/penyebaab kecelakaan
a.Dari mesin
b.Alat angkut dan alat angkat
c.Bahan/zat bahaya dan radiasi
d.Lingkungan kerja
3.Munurut sifat luka/kelainan
Patah tulang,memar,gegar otak,luka bakar,keracunan mendadak,akibat cuaca dan sebagainya
PENCEGAHAN KECELAKAAN
1.Menerapkan peraturan perundang-undangan dengan penuh disiplin
2.Menerapkan standarisasi kerja yang lelah di gunakan secara resmi
3.Melakukan pengawasan
4.Memasang tanda-tanda peringatan
Wave: BAMBANG SEH PARIANTO S.PT5.Melakukan pendidikan dari penyuluhan dari masyarakat
‘penanggulan kecelakaan’
1.      Penanggulan kebakaran
a.       Jangan membuang puntung rokok yang masih menyalah di tempat yang mengandung bahan yang muda terbakar
b.      Hinderkan sumber-sumber menyala di tempat terbuka
c.       Hidari awan debu yang muda meledak
·         Perlengkapan pemadaman kebakaran


ü  Alat pemadaman dan penaggulangan kebakaran
v  Terpasang tepat di tempat
A.    Pemancar air otomayis
B.     Pompa air
C.     Pipa dan salang untuk aliran listrik
D.    Alat pemadam kebakaran dengan bahan  kering  CO2/busa
 alat-alat kebakaran 1-3 di gunakan untuk kebakaran kecil
v  Penaggulangan kebakaran akibat instlasi dan petir
A.    Buat instalasi listrik sesuai dengan aturan
B.     Gunakan sakering
C.     Gunakan kabel yang berstandar keamanan
D.    Ganti table yang telah using
E.     Hindari percabangan samungan
F.      Lakukan pengaturan kontinutas penghantar, tahan isolasi
G.    Gunakan instalasi penyalur petir
v  Penanggulangan kecelakaan di dalam lift
a.       Pasang rambu-rambuh dan petunjuk yang muda di baca
b.      Jangan member buatan lift melebihi kapasitasnya
c.       Jangan membawa sumber api terbuka
d.      Jangan merokok dan membuang puntung rokok



e.jika terjadi pemutusan aliran listrik ,maka lift akan berhenti di lantai terdekat dan pintu lift segera terbuka sesaat
   setelahberhenti.segera kluar dan hati-hati.
v  Penanggulangan kecelakaan terhadap zat berbahaya
            Zat berbahaya adalah bahan yang selama pembuatannya ,pengelolaanya, pengangkutnnya,penyimpanannya, dan penggunaannyamenimbulkan iritasii kebakaran, ledakan, korosi, matilemas.

*      Keracunan dan bahaya-bahaya lainnya
1.      Bahan-bahan eksplosif
Adalah bahan yang muda meledak. Ini bahan yang paling berbahaya. Ini bukan hanya bhan peledak,tetapi bahan yang secara sendiri/campuran jika mengalami pemansan,kekerasan/gesekan. Contoh garam logam yang dapat meledak karena oksidasi
2.      Bahan-bahan yang mengoksidasi
Bahan ini kaya oksigen sehingga resio kebakaran sangat tinggi.
3.      Bahan-bahan yang muda terbakar
Tingkat berbahaya bahan ini di temukan oleh titik bakarnya, makin rendah titik bakarnya makin berbahaya

4.      Bahan-bahan beracun
Bahan-bahan ini berupa cair,bubuk,gas, uap, awan bias berbau dan     
5.Bahan Korosif
             Bahan korosif melipui asam-asam,alkali,atau bahan-bahan kuatlain yang dapat menyebabkan kebakaran pada kulit Tersentuh.
6 .bahan-bahan radioaktif
                  Bahan ini meliputi isoif radioaktif dan semua persenyawaan yang mengandungradioaktf contoh; cat bersinar
E.     Pendekatan keselamatan lain
a)      Perencanaan
Keselamatan kerja hendaknya di perhitungkan sejak tahap oerencanaan organisasi.
b)     Ketatarumahan anggaran yang baik dan teratur
c)      Pakaian kerja
d)     Peralatan perlindungan diri
o   Kecamata
o   Sapatu
o   Sarung tangan
o   Helm pengaman
o   Alat perlindungan telinga
o   Alat perlindungan paru-paru
o   Alat perlindungan lainnya
F.      Tanda-tanda keselamatan di tempat kerja
o   Tanda bahaya
o   Tanda anjuran
o   Tanda perlindungan pada kecelakaan
o    Tanda darurat
o   Tanda ruma sakit/ klinik kesehatan
o   Tanda larangan
o   Tanda peringatan terhadap bahaya/ tegangan
o   Tanda peringatan untuk tidak meng-okan sakelar
Ø  Peringatan geomatris
ü  Warnah
ü  Merah
ü  Kuning
ü  Hijau
ü  Biru

KESEHTAN DAN KESELAMATAN KERJA (KS) DALAM TIK
A.    Prinsip-prinsip kesehatan
a.       Gangguan kesehatan yang muncul akibat penggunaan computer
o   Gangguan pada mata
o   Gangguan pada kepala
o   Gangguan pada tangan
o   Gangguanpada badan
Radasi yang di pancarkan monitor computer berupa
a.       Sinar- X
b.      Sinar ultraviolet
c.       Gelombang mikro
d.      Radiasi elektronik frekuensi sangat rendah

o   Posisi duduk : bersandar pada kursi yang berputar
o   Posisi mata    : lurus tidak boleh tinggi rendah
o   Posisi tangan : pilih tust keyboard
v  Posisi duduk yang benar saat menggunakan computer
1)      Bagian kepala dan leher
Bagian kepala tagak dan pandangan lurus kedepan .
2)      Bagian punggung
Duduk dengan punggung tegak dan rileks
3)      Bagian pundak
Rupa agar otot –otot pundak tidak  tegang
4)      Posisi lengan dan siku
Posisilengan adalah berada di samping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90 derajat
5)      Baian kaki
6)      Gunakan sandaran kaki /foortres sehingga tungkai berada dalam posisi nyaman
·         Perhatikan hal-hal berikut agar kesehatan tetap terjaga
o   Sesuaikan tinggi kursi dengan tinggi badan
o   Usahakan agar jarak antaramonitor dengan mata minimal 90 cm
o    

o   Gunakan refres rate monitor minimal 72 HZ agar mata tidak cepat lelah
o   Gunakan kursi yang memiliki sandaran tangan
o   Atur pencahayaan monitor
·         Dari sisi hadware/perangkat keras perlu perhatikan factor-faktor
a)      Posisi  monitor ,berpengaruh pada mata
5.      -     Letakkan monitor di ruang pencahayaan yang cukup(tidak terlalu terang dan redup)
-           Atur posisi monitor agar berada di tepat di depanmata
-          Atur kecerahan monitor agar cahaya yang keluar tidak terlalu terang/redup
-          Gunakan filter screen/menerangkan radiasi.
b)      Posisi mouse yang benar adalah di samping keyboard.sesuai tangan yang biasa di gunakan untuk bekerja
c)      Posisi meja dan kursi
Meja dan kursi sedemikian rupa hingga posisi duduk di depan monitor agar nyaman
d)     Posisi monitor
Monitor CRT menggunakan listrik tegangan tinggi
e)      Kotak Cpu
Diletakkan di lantai dan tidak di lengkapi dengan ground mengalirkan listrik saat menyentuhnya tanpa alas kaki.
f)       Kabel,Atur susuna


Flowchart: Punched Tape: 10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar